FaisalOddang lahir di Wajo, 18 September 1994, menempuh pendidikan sastra. Indonesia di Universitas Hasanudin. Memegang penghargaan penulis muda Asia. Tenggara, ASEAN Young Writers Award 2014, Tulis Nusantara 2014, Bulan Bahasa. UGM 2014, diundang di Ubud Writers and Readers Festival 2014, dan novelnya Puya. Globalisasi Pengertian dan Sejarah Awal. Globalisasi adalah proses di mana dunia menjadi semakin terhubung satu sama lain, sebagai akibat dari perdagangan dan pertukaran budaya yang meningkat secara besar-besaran. Proses ini mengacu pada meningkatnya integrasi ekonomi di seluruh dunia, terutama melalui pergerakan barang, SejarahSingkat dan Macam-macam Transportasi Darat. Transportasi berdasarkan Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat dideskripsikan sebagai pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi. Transportasi dapat dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan wilayah pergerakannya, yaitu transportasi darat, laut, dan Fast Money. Karikatur sebagai salah satu dari gambar ilustrasi. Foto Unsplash/Anelale NájeraSaat membaca berita di portal online atau surat kabar, sering kali kita melihat gambar dengan keterangan ilustrasi. Sebenarnya apa yang pengertian dan fungsi dari gambar ilustrasi? Simak penjelasannya di bawah Jenis, dan Fungsi dari Gambar IlustrasiLaki-laki yang menggambar ilustrasi. Foto Unsplash/Frank Rolando RomeroDikutip dari buku Seni Budaya 2 oleh Yoyok RM dan Siswandi 2008 30, pengertian ilustrasi berasal dari bahasa Latin ilustrare’ yang artinya menerangkan sesuatu. Jadi yang dimaksud gambar ilustrasi adalah menggambar dengan tujuan untuk memperjelas suatu objek secara visual agar isi bacaan mudah dipahami oleh pembaca, seperti gambar-gambar yang terdapat pada media cetak dan buku-buku ilustrasi dapat berupa benda, cerita, teks, atau kejadian tertentu. Ilustrasi terdapat pada sebuah iklan, poster, atau media cetak IlustrasiKonsep gambar ilustrasi berasal dari masa prasejarah dan konsep tulisan hierioglif. Sedangkan masa keemasan dari ilustrasi di Amerika Serikat berlangsung pada tahun 1880, tepatnya setelah Perang Dunia I. Hal ini terjadi seiring dengan populernya surat kabar, majalah, dan buku berilustrasi yang memungkinkan adanya eksperimen teknik oleh senimannya. Pada saat inilah banyak ilustrator yang menjadi kaya dan terkenal. Tema yang banyak muncul adalah aspirasi bangsa Amerika saat Indonesia sendiri, sejarah tradisi ilustrasi dapat diketahui dari lukisan gua yang terdapat di Kabupaten Maros, provinsi Sulawesi Selatan dan di pulau Papua. Jejak ilustrasi yang berumur hampir 5000 tahun itu menggambarkan tumpukan jari tangan berwarna merah terakota. Selain lukisan gua, wayang beber dalam hiburan tradisional Jawa dan Bali dilihat sebagai ilustrasi yang merepresentasikan alur cerita kisah Mahabarata, tradisi yang kira-kira muncul bersamaan dengan berdirinya kerajaan Sriwijaya yang menganut agama Hindu di Pulau Sumatra bagian Gambar IlustrasiTerdapat banyak sekali fungsi dari gambar ilustrasi, di antaranyaMemperkuat, memperjelas, memperindah, mempertegas dan memperkaya sebuah cerita atau pembaca dalam memahami suatu keterangan atau penjelasan sebuah sarana untuk mengungkapkan pengalaman suatu kejadian yang diekspresikan dalam sebuah gambaran singkat isi tulisan atau cerita yang akan nilai keindahan dalam Gambar IlustrasiGambar ilustrasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, di antaranyaBentuk kartun ini dapat berupa tokoh manusia maupun hewan yang berisi cerita-cerita humor dan bersifat sastra ini berupa cerita pendek, puisi, sajak, dan akan nampak lebih menarik minat orang apabila disertai dengan gambar digunakan untuk menampilkan karakter yang dilebih-lebihkan, lucu, unik, dan terkadang mengandung kritikan dan sindiran. Objek gambar karikatur dapat diambil dari tokoh manusia maupun ilustrasi dalam bentuk komik terdiri dari rangkaian gambar yang di mana saling melengkapi dan memiliki alur ceritaVignette adalah gambar ilustrasi dalam bentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas sekarang sudah mengetahui pengertian, jenis, dan fungsi dari gambar ilustrasi bukan? Ternyata, gambar ilustrasi bukan hanya sebagai menambah estetik sebuah tulisan saja, namun juga memiliki pesan yang memudahkan orang dalam memahami sebuah tulisan.MZM Indonesia sudah mengenal Ilustrasi sudah sejak lama. Sejarah membuktikan bahwa sebenarnya nenek moyang kita pada zaman prasejarah sudah mengenal ilustrasi. Hal ini terbukti dengan banyaknya ditemukan gambar pada dinding-dinding di dalam gua, salah satunya di Gua Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan yang dibuat pada zaman Palaeolithikum. Gambar tersebut merupakan penjiplakan telapak tangan pada dinding gua, didapati juga warna-warna yang dibuat dari tanah liat dicampur lemak binatang. Bentuk gambarnya berupa seekor babi. Di Gua Arguni dan Sosorra Papua, Gua Muna Sulawesi Selatan, serta gua di Pulau Kei Kecil Maluku juga ditemukan lukisan dinding berupa gambar manusia dan perahu. Gambar tersebut jelas merupakan penggambaran aktivitas mereka kala itu. Setelah manusia mengenal tulisan, mulailah ilustrasi dibuat pada daun lontar menyertai teks yang berisi ajaran-ajaran tertentu. Contoh ilustrasi nyata lainnya adalah wayang beber. Wayang beber merupakan gambar wayang dua dimensi yang dibeber dibentang, yang ceritanya dituturkan oleh dalang. Seni ilustrasi modern baru berkembang sejak masa penjajahan Belanda. Sejak 1917, bermunculan ilustrator-ilustrator Indonesia yang bekerja di Penerbit Balai Pustaka, seperti Ardisoma, Abdul Salam, Kasidi, dan Nasroen. Pada masa pendudukan Jepang, terkenal para ilustrator ternama, seperti Karjono, Norman Kamil, dan Soerono yang bekerja pada Majalah Asia Raya. Indonesia mulai membuat ilustrasi untuk uang kertas sendiri pada masa orde lama. Ilustrasi tersebut dilukis oleh Oesman Effendi dan Abdul Salam. Pada masa orde baru, Ilustrator Indonesia berkembang dengan pesat, terutama ilustrasi buku-buku cerita maupun buku pengetahuan dari berbagai penerbit. Para ilustrator ternama saat itu, di antaranya adalah Henk Ngantung, Delsy Syamsumar, G. M. Sidharta, Teguh Santoso, S. Prinka, MAN, dan Jan Mintaraga. Masing-masing ilustrator memiliki ciri khas sendiri, baik tampilan gambar maupun tema-tema yang dibuat. Misalnya, Jan Mintaraga banyak menghasilkan cerita yang berlatar belakang tradisional, seperti kisah-kisah pewayangan dan cerita klasik lainnya. Agar gambar ilustrasi dapat dibuat dengan baik dan memenuhi sasarannya isi teks, maka harus memperhatikan hal-hal berikut. 1. Penguasaan teknik dalam pembuatannya Tampilan gambar yang menarik sangat ditentukan oleh keahlian pembuatnya. Objek ilustrasi dibuat dengan penguasaan menggambar bentuk yang baik dan menarik. Prinsip ini merupakan hubungan antara pembuat dengan gambar yang dibuat. 2. Pesan yang tercantum di dalamnya Gambar ilustrasi yang ditampilkan relevan sesuai atau satu kesatuan dengan isi cerita. Pesan yang terdapat pada cerita tersebut dapat ditampilkan secara tepat melalui gambar. Misalnya, tokoh Malin Kundang dapat digambarkan dengan kesan angkuh dan kaya raya, sesuai dengan isi cerita. 3. Mudah dipahami Sebuah gambar yang menarik memiliki satu kesatuan unsur yang harmonis. Gambar yang menjadi titik pusat perhatian dapat ditampakkan dengan jelas atau dominan. Dengan kata lain, tampilan gambar mempunyai kekuatan sebagai daya tarik terhadap penikmat atau pembacanya. Prinsip ini berhubungan antara gambar dengan pembaca. Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi Gambar ilustrasi menurut jenisnya, dapat dibedakan berdasarkan corak dan bentuk serta penempatannya. 1. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan corak dan bentuknya Jenis gambar ilustrasi berdasarkan corak dan bentuknya dapat dibedakan sebagai berikut. a Ilustrasi komik. b Ilustrasi rubrik pada majalah. Corak realistis adalah suatu gambar atau lukisan yang dibuat menyerupai wujud aslinya, sesuai dengan anatomi dan proporsinya. Corak dekoratif adalah pengubahan corak atau bentuk yang tidak meninggalkan ciri khas atau karakter dan bentuk aslinya. Corak karikaturis adalah suatu bentuk yang dilebihkan atau ditonjolkan dari sebagian bentuk tubuh objek yang digambar, namun masih terdapat karakter aslinya. Corak ekspresionis adalah bentuk pada gambar-gambar ekspresi yang masih dapat dikenali wujud aslinya walaupun tidak tampak nyata. Jenis gambar ilustrasi berdasarkan penempatannya Jenis gambar ilustrasi berdasarkan penempatannya dapat dibedakan sebagai berikut. Ilustrasi cerita a. Ilustrasi cerita adalah ilustrasi yang digunakan sebagai pengiring dalam cerita pendek, cerita bersambung, ataupun fabel yang terdapat pada buku, majalah, surat kabar, dan tabloid. b. Ilustrasi komik atau cerita bergambar Komik adalah kumpulan gambar ilustrasi yang tersusun berurutan dan terpadu menjadi jalinan cerita bersambung. Pembuat komik dinamakan komikus atau ilustrator komik. Karya-karya komik umumnya berupa cerita-cerita kepahlawanan, pewayangan, cerita rakyat, dan humor. c. Ilustrasi rubrik Ilustrasi rubrik merupakan gambar penghias suatu ruang khusus atau kolom pada media cetak. d. Ilustrasi sampul atau cover buku Ilustrasi sampul atau cover buku adalah ilustrasi yang menghiasi sampul sebuah buku, majalah, buletin, dan sejenisnya. e. Karikatur dan kartun Gambar karikatur kebanyakan ditampilkan pada media massa, seperti koran dan majalah. Ciri penggambaran karikatur dan kartun tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya pada pesan yang disampaikan. Gambar karikatur umumnya sarat kritikan atau sindiran tertentu dengan gaya yang lucu. Sedangkan gambar kartun biasanya untuk tujuan humor atau lelucon. Ilustrasi periklanan Ilustrasi periklanan adalah gambar atau foto yang menghiasi iklan produk-produk tertentu. Iklan tersebut bisa dalam bentuk baliho, brosur, atau poster. Misalnya, iklan produk obat-obatan dan makanan. Untuk menghasilkan sebuah gambar ilustrasi yang baik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh seorang ilustrator, yaitu sebagai berikut. 1. Gagasan atau ide Sebelum menggambar ilustrasi, harus dipahami betul tuntutan atau pesan yang terkandimg dalam teks cerita atau sejenisnya. Misalnya, ilustrasi cerpen tentang cerita rakyat Malin Kundang. Setelah membaca dengan saksama teks cerita dari awal hingga akhir, maka yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut. a. Memilih adegan yang paling menonjol pada teks atau ceritanya. b. Menentukan atau membayangkan objek yang akan ditampilkan dalam gambar. Misalnya, Malin Kundang dan ibunya, dengan latar belakang kapal besar dan beberapa orang anak buahnya. c. Memahami perwatakan tokoh-tokoh ceritanya, mana yang perlu ditampilkan dengan wajah jahat, congkak, kejam, dan lain-lain, dan mana yang ditampilkan sebagai orang yang sedih, prihatin, miskin, dan lain-lain. Penggambaran yang penuh ekspresi akan memberikan kesan gambar lebih memikat. 2. Sketsa Proses pengerjaan gambar diawali dengan membuat sketsa menggunakan pensil. Sketsa cukup dibuat secara sederhana. Penekanan pensil tidak perlu terlalu tegas. Perlu diperhatikan pula unsur-unsur keseimbangan, komposisi, perspektif, dan lain-lain. 3. Pewarnaan gambar Dalam pewarnaan gambar, baik dengan teknik hitam-putih maupun pembagian warna, perlu diperhitungkan unsur-unsur yang merupakan efek dari kesan pencahayaan. Gambar yang menarik selalu dipengaruhi oleh kesan pencahayaan yang tepat. Artinya, mana yang mendapat kesan gelap dan mana yang terang, serta dapat menentukan dari mana sinar itu datang dan ke mana jatuhnya bayangan. Pewarnaan yang disertai penempatan bayangan yang baik dapat memberikan kesan tiga dimensi pada gambar tersebut. Bahan dan Alat Menggambar ilustrasi Ilustrasi umumnya dibuat di atas kertas. Kertas yang baik untuk menggambar adalah yang memiliki permukaan halus dan berwarna putih dengan ketebalan cukup. Pada prinsipnya, tidak ada batasan, baik media atau teknik dalam menggambar maupim melukis. Namun pada umumnya peralatan yang digunakan, antara lain drawing pen, spidol dengan beragam ukuran, pena tulis, kuas, dan pensil. Pewarnaan ilustrasi bisa dibuat hitam-putih atau beragam warna. Media pewarna bermacam-macam, misalnya pensil warna, cat air, cat poster, krayon, dan lain-lain. Selain meng-gambar dengan cara manual, teknologi digital sekarang telah memungkinkan membuat gambar ilustrasi berikut pewarnaannya dengan menggunakan komputer. Unsur Utama Gambar ilustrasi Di dalam gambar ilustrasi terdapat penggambaran bentuk objek tertentu yang menjadi pilihan utama. Pemilihan bentuk gambar tersebut tergantung tuntutan pada naskah atau teks. Objek gambar yang dipilih bisa dari unsur gambar manusia, hewan, tumbuhan, dan benda. 1. Gambar manusia Untuk dapat menggambar bentuk manusia dengan hasil yang baik dan memuaskan, kita perlu mempelajari dengan tekun unsur proporsi dan anatomi. 2. Gambar Binatang Proporsi artinya perbandingan ukuran pada bagian-bagian tubuh manusia. Penggambaran proporsi disesuaikan dengan tingkat atau golongan usia, yaitu proporsi anak hingga dewasa. Anatomi merupakan bentuk dari bagian-bagian tubuh. Prinsip proporsi dan anatomi ini juga berlaku dalam menggambar makhluk hidup lainnya. Demikian pula dengan bentuk-bentuk binatang air dan binatang-binatang yang bersayap. - Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah suatu proses yang sangat panjang. Kronologinya dimulai dari kekalahan Jepang terhadap sekutu pada Perang Dunia II, hingga Soekarno dan Moh Hatta dapat memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. Merangkum dari Kemdikbud RI, berikut adalah kronologi peristiwa sekitar Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara singkat!Kronologi proklamasi kemerdekaan RI 6 Agustus 1945 Kota Hiroshima Jepang dijatuhi bom atom pertama oleh Amerika Serikat. 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan dibentuk PPKI. 9 Agustus 1945 Kota Nagasaki Jepang dijatuhi bom atom kedua oleh Amerika Agustus 1945 Jenderal Terauchi memanggil Soekarno, Moh Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat ke Dalat, Saigon Vietnam. Baca juga Kondisi Indonesia Pasca Proklamasi Kemerdekaan 12 Agustus 1945 Soekarno, Moh Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat ke Dalat bertemu Marsekal Terauchi yang menegaskan Jepang akan menyerahkan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. 14 Agustus 1945 Soekarno, Moh Hatta, Radjiman Wedyodiningrat kembali ke Indonesia. Sutan Syahrir mendesak Soekarno Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat ke Sekutu dan terjadi kekosongan kekuasaan vacuum of power di Indonesia. 15 Agustus 1945 Golongan muda mendesak Soekarno agar segera memproklamasikan kemerdekaan paling lambat 16 Agustus 1945. Soekarno menolak karena ingin meminta pendapat para anggota PPKI.

jelaskan sejarah ilustrasi di indonesia secara singkat